it's me

it's me
in my sweet n special moment

Daftar Pengunjung

Thirty Thirty hotel in New York
Powered by Best Free Counters

Google Translate

Waktu Luang

Waktu luang memang banyak menjebak para pemuda. Inilah salah satu faktor penyebab jatuhnya seorang pemudadari Allah, sehingga ia mengikuti setan dan hawa nafsu. Oleh karena itu, jika anda mengeluhkan waktu luang anda, jawablah pertanyaan dibawah ini.

  • Pernahkah Anda memikirkan hubungan anda dengan Allah?
  • Pernahkah Anda berfikir, apakah Allah sudah ridho dengan keadaan Anda, atau tidak? (meskipun sekali saja.
  • Pernahkah Anda merenungi kondisi umat islam saat ini?
  • Pernahkah amarah Anda muncul ketika mendengar kehormatan kaum muslimin diinjak-injak?
  • Kapan Anda merasa bahagia, apakah saat maksiat atau saat taat kepada Allah? Kenapa?
  • Apakah anda selalu menjaga sholat lima waktu di masjid?
  • Apakah Anda sudah berbakti kepada kedua orang tua?
  • Apakah Anda sudah menghafal (sebagian/keseluruhan) dari Al-Quran?
  • Pernahkah terbayang keadaan Anda sendiri saat ajal datang menjemput?
  • Pernahkah terbayang kondisi Anda kelak di dalam kubur?
  • Pernahkah terbayang bagaimana Anda berdiri di hadapan Allah untuk menjawab berbagai pertanyaan dari-Nya? Bagaimana keadaan Anda saat itu?
  • Apa yang akan Anda persembahkan bagi agama Allah?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar

alkariem114.blogspot.com


ad dunya

WEKDAL

SMS Gratis

Your browser does not support frame.

About Me

Foto saya
Kediri, Jatim, Indonesia
gemar menulis

Followers

Kata Bijak Hari Ini

RENUNGAN.

Dengan hartanya, seorang memperdaya seorang anak, “Wahai anak muda, bawalah jantung ibumu kepadaku. Aku akan memberimu kekayaan yang berlimpah.”

Lalu anak bodoh itu menghunjamkan pisau ke dada ibunya. Ia keluarkan jantung sang ibu, lalu ia tinggalkan begitu saja. Namun karena tergesa-gesa oleh nafsu harta, jantung itupun terjatuh.

Jantung yang kini berselimut debu kotor itupun berkata, ”Nak, apa yang membuatmu terancam?”

Suara itu membuat si anak terharu. Sementara itu, langit begitu murka kepadanya karena kekejian yang belum pernah terjadi sejak manusia diciptakan. Anak itupun memungut kembali jantung ibunya. Ia cuci jantung itudengan air mata penyesalan. Ia berkata, “Wahai jantung, dendamlah kepadaku. Jangan harap ampuna untukku, kaerna dosaku takkan terampuni.”

Ia pun menghunus pisau untuk membelah dadanya sendiri. Namun, jantung ibu tadi meronta, “Cukup… hentikan wahai tangan! Jangan engkau tusuk jantungku1 untuk kedua kalinya!”

1 Jantung pertama adalah jantung ibu itu sendiri, sedangkan jantung kedua adalah jantung anaknya.

Wahai pemuda

Jauhilah perbuatan ini:
Meninggalkan sholat
Durhaka kepada orang tua
Tasyabuh(meniru)
Musik
Merokok
Minuman keras
Ikhtilath
Pamer Kecantikan
Pacaran
Tak menjaga lisan
Mengumbar pandangan
Pergaulan bebas
Pergaulan yang buruk

Diberdayakan oleh Blogger.

mesin pencari